Pencetus Ide Mengunyah Sebanyak 32 kali, Horace Fletcher

Pencetus Ide Mengunyah Sebanyak 32 kali, Horace Fletcher

Pencetus Ide Mengunyah Sebanyak 32 kali, Horace Fletcher

Sebuah kotak kecil bertuliskan Fletcher powder, bedak muka? Pasti bukan, karena powder ini adalah permintaan bahan alkes yang diminta oleh dokter gigi di tempat saya bekerja. Akhirnya bahan untuk penambal gigi sudah datang juga, sehingga pelayanan tumpatan sementara gigi kepada masyarakat dapat dilakukan.

Nama Fletcher didapat dari nama Horace Fletcher yang lahir 10 Agustus 1849 di Lawrence, Massachusset. Amerika. dan meninggal 14 Juli 1919 karena penyakit bronkitis. Padahal bapak yang satu ini bukan dokter gigi lho, tetapi namanya ada di setiap ujung lidah dokter gigi, karena namanya diabadikan pada salah satu nomenklatur bahan penambal gigi. Julukannya adalah The Great Masticator (Sang Pengunyah Agung).

Pembaca tambah bingung ya, pernah dengar istilah "mengunyah sebanyak 32 kali". Horace Fletcher ini dikenang orang karena sebagai pencetus ide mengunyah makanan sebanyak 32 kali’. Sebelum ditelan makanan harus dikunyah sebanyak 32 kali ( sebanyak jumlah gigi dewasa). Diharapkan dengan melakukan ini kita bisa mendapatkan keuntungan dari makanan yang kita makan. Dengan mengunyah sebanyak 32 kali.  makanan yang kita makan akan terbentuk menjadi lumatan sehingga secara kimiawi bercampur dengan air liur (saliva) yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh, kesehatan pencernaan dan kesehatan gigi.

Saran yang penting dari Horace Fletcher (1849-1919) bagi saya pribadi adalah jangan mengunyah makanan pada saat cemas atau marah. Sehingga kita lebih bijak memilih makanan apa yang masuk ke dalam tubuh kita. Gaya cara mengunyah ini disebut fletcherize.  Semboyan yang sering didengungkan oleh Fletcher adalah : Fletcherizing would turn a pitiable glutton into an intelligent epicurean(Fletcherizing akan mengubah sang rakus yang malang menjadi penikmat makanan yang cerdas). Baca juga : Tips saat Hamil tetap Cantik

Sekarang ini doktrin Flecherism dianggap kurang popular. Tapi filosofinya masih banyak yang pegang. 
  1. Makanlah pada saat kita lapar. 
  2. Jangan makan ditelan bulat-bulat dan terburu-buru. 
  3. Berhentilah makan sebelum kenyang sekali.
  4. Mengunyah sebanyak 32 kali

The British Medical Journal dalam kajiannya menunjukkan bahwa orang yang melahap makanan bulat-bulat sampai ’hampir meluap’ (wolf down their meals until they are full to the brim) cenderung mengalami kenaikan berat badan(overweight )sebanyak dua kali lipat. Jadi overweight banyak ditemukan pada kita yang makan terburu-buru dan makan sekenyang-kenyangnya sampai perutnya seperti mau meletus atau mau muntah. Aji mumpung kalau ada makanan bukan haram dan halal lagi tetapi HANTAM.

Yang patut direnungkan oleh kita dari Horace Fletcherl adalah : Eat somewhat less but eat it more. Would you be hearty beyond fourscore. Eat not at all in worried mood. Or suffer harm from best of food. Don't gobble your food but "Fletcherize" (Makanlah sedikit kurang namun kunyahlah lebih banyak semoga sehat sampai tua.Jangan makan dalam keadaan stres. Karena makanan yang paling baik pun akan menjadi sia sia. Jangan menelan bulat-bulat makananmu, tetapi ’fletcherize’.

Tips dari saya adalah :
  1. Buat jadwal makan satu hari ini(disaat kita lebih santai)
  2. Saat anda marah atau cemas tunggu 7 detik dan ambil nafas untuk membuat keputusan yang lebih baik.
  3. Terlanjur marah? Stok makanan di sekitar anda hanya sayuran dan buah   jangan lupa minumnya ya cukup air putih
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments